Pokerpair88 – Sebelas terdakwa perkara perjudian melalui permainan poker di media sosial Facebook pada akhirnya dijatuhi hukuman 4 bln. 10 hari. Mereka dinyatakan dapat dibuktikan tidak mematuhi Pasal 303 ayat 1 KUHP, salah satu diantara mereka adalah Jokowi, tapi bukan jokowi presiden republik indonesia melainkan seorang penjahit baju di jalan menteng raya jakarta pusat yang kebetulan namanya juga jokowi, dia harus ikut merasakan kejamnya bui penjara walau hanya -+ 4 bulan.

Dengan vonis itu, berarti beberapa terdakwa tinggal melakukan hukuman 6 hari lagi. Sebab, mereka telah melakukan saat tahanan sepanjang 4 bln. 4 hari di Rutan Tanjung Gusta akibat terjaring razia di warnet saat mereka sedang asyk bermain judi online poker di salah satu web tergengsi.

Terdakwa yang dinyatakan bersalah lakukan perjudian dalam permainan poker di salah satu situs web yang terbagi dalam tujuh pemain poker, tiga operator, serta seseorang kasir warnet.

Pemain yang dihukum, 4 bln. 10 hari semasing Kesuma Wijaya Sidauruk, M Nasir Dalimunthe dengan kata lain Aldo, Eman dengan kata lain Liang Sun, Hendry dengan kata lain A Hen, Haris Pratama Putra, A Seng dengan kata lain A Sen dengan kata lain M Ikhsan, serta M Zulfikar. Vonis sama saja dijatuhkan pada kasir warnet, yakni Edi dengan kata lain A Wi serta tiga operator pentransfer chip, yakni Bun Seng dengan kata lain A Seng, Herwin dengan kata lain A Cong, serta Deni Anggriawan.

” Mengambil keputusan mengadili, menyebutkan terdakwa dapat dibuktikan dengan cara sah lakukan tindak pidana perjudian, ” kata Ketua Majelis Hakim, Agus Setiawan, untuk terdakwa Kesuma Wijaya Sidauruk, M Zulfikar, A Seng dengan kata lain M Ihsan, di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (14/8).

Ketentuan sama di sampaikan Hakim Rumintang yang memimpin sidang dengan terdakwa Bun Seng dengan kata lain A Seng, Herwin dengan kata lain A Cong, Deni Angriawan, Eman Liang Sun, Hendry dengan kata lain A Hen, M Nasir Dalimunthe dengan kata lain Aldo, serta Haris Pratama Putra. Ketujuhnya juga dihukum semasing 4 bln. 10 hari.

Vonis sama juga di sampaikan Hakim L Sinurat yang memimpin majelis yang menyidangkan Dedi dengan kata lain Alwi. Dia menyebutkan kasir Supernet itu dihukum dengan hukuman 4 bln. 10 hari.

Putusan hakim lebih enteng dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sani Sianturi serta Juliana Tarihoran. Pada sidang terlebih dulu, kesebelas terdakwa dituntut semasing 7 bln..

Hakim juga mengambil keputusan barang-bukti duit tunai Rp 7 juta diambil alih negara. Sedang 33 unit computer, catatan, serta kartu perdana yang ikut diamankan dari Warnet Supernet dimusnahkan.

Dalam perkara ini, kesebelas terdakwa di tangkap petugas Polda Sumut di Warnet Supernet punya The Tjong dengan kata lain Tony di Kompleks Asia Mega Mas, Medan, 9 April 2012. Mulai sejak hari itu, polisi menahan mereka dengan sangkaan lakukan tindak pidana perjudian. Beberapa pemain di ketahui beli chip, taruhan permainan poker di salah satu web, pada kasir atau operator situs web poker online tersebut. Chip itu bakal ditransfer ke account punya pemain dengan harga mininal Rp 10. 000 untuk sekali bermain. Bila memenangkan chip pada permainan poker didunia online ini, pemain bisa melakukan withdraw kembali maka uang akan di berikan kepada pemain tnp meragukan apapun.

Dalam persidangan, semua terdakwa mengakui bersalah. Mereka memohon kemudahan hukuman.

Advertisements